Saturday, 29 October 2011

mari update blog (^_^)

Budi

Manusia tidak dapat merubah bentuk mukanya, tetapi kalau dia mahu, dia mampu mempercantikkan budinya.

cinta

Orang yang bekerja atas dorongan cinta itu akan berasa senang dan tidak berasa jemu dan lelah


"Lakukan semual hal dengan cinta dan kasih, maka semua akan berjalan dengan indah. Lakukanlah setiap hal dengan keikhlasan dan kesabaran, nescaya ia akan berjalan dengan enteng dan mudah.

Kun Fayakun: Selalu ada harapan ditengah kesulitan, hlm 175
Ust Yusuf Mansur


Dengan berhujah, bertengkar dan berbahas kita menjadi warga berfikir, kita menajamkan daya fikir kita, kita meniupkan kesedaran watan dalam diri kita.

A Samad Said
Hujan Pagi

dipetik drpd
Mutiara Kata Sasterawan Negara
hlm 55


aku manusia
kadang-kadang logikal,
selalu juga tidak,
sering sentimental
walaupun sesekali begitu intelektual.

Muhammad Haji Salleh
"Manusia" dlm Buku Perjalanan Si Tenggang II.

dipetik drpd
Mutiara Kata Sasterawan Negara
hlm 87


Pahlawan sejati tidak minta dipuji jasanya. Bunga mawar tidak mempropagandakan harumnya, tetapi harumnya dengan sendiri semerbak ke kanan-kiri. Tetapi, hanya bangsa yang tahu menghargai pahlawan-pahlawannya, dapat menjadi bangsa yang besar. Kerana itu, hargailah pahlawan-pahlawan kita.


Menggali Api Revolusi (11 Amanat Bung Karno)
dipetik drpd
Mutiara Kata Bung Karno
(untuk Rakyat Indonesia)
hlm. 130



Sejarah adalah berguna sekali. Dari mempelajari sejarah orang bisa menemukan hukum-hukum yang menguasai kehidupan manusia.

Menggali Api Revolusi (11 Amanat Bung Karno)
dipetik drpd
Mutiara Kata Bung Karno
(untuk Rakyat Indonesia)
hlm. 130



"Kesedaran adalah matahari.
Kesabaran adalah bumi.
Keberanian menjadi cakerawala.
Dan perjuangan adalah perlaksanaan kata-kata."
(puisi Paman Doblang karya WS Rendra)



6الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

(Iaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa oleh sesuatu kesusahan, mereka berkata: Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali.

( سورة البقرة
, Al-Baqara, Chapter #2, Verse #156)

 


Anggaplah segala
peristiwa sedih hari semalam
sebagai asas mengenal dunia.
Jadikanlah kegagalan hari semalam
sebagai pendorong jalan kemajuan
hari esok.

Khadijah Hashim
Badai Semalam, hlm 216


sekian.....

No comments:

Post a Comment